Tidak Di Restui Berpacaran Dengan Janda Anak Satu Nekat Gantung Diri

Tidak Di Restui Berpacaran Dengan Janda Anak Satu Nekat Gantung Diri – Polisi menyingkap yang menimbulkan tewasnya pria berinisial M (24) yg diketemukan gantung diri dalam sesuatu rumah kontrakan di daerah Cilincing, Jakarta Utara. M dikira gantung diri gara-gara stres berkat hubungan dengan seseorang janda anak satu gak diridhoi oleh orang tuanya.

” Jadi ia itu puas sama wanita, sama ibunya tak diketahui lantaran wanita itu janda punyai anak satu, jadi Ibunya gak sukai, ” kata Kapolsek Cilincing, Kompol Sarwono, disaat dilakukan konfirmasi, Rabu (13/2/2019) .

Sarwono mengemukakan korban terus pergi ke Jakarta buat kerja. Korban dalam beberapa saat paling akhir didapati tinggal berbarengan temannya dalam sesuatu rumah kontrakan di Jalan Tipar, Cakung, RT 03 RW 04, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.

Ia (korban) dari Kuningan senantiasa ada ke Jakarta buat kerja, ” ujarnya.

Pada Selasa (12/2) malam korban jelas Sarwono mengakibatkan gerak-gerik yg aneh dengan mondar-mandir dalam kontrakan serta memprotes sakit kepala. Terus, korban masuk ke kamar mandi buat bersihkan diri.

” Pada waktu 21. 45 WIB korban sama temannya ngobrol-ngobrol dalam kontrakan, selang beberapa hari korban menyebutkan mau mandi tetapi korban cuma mondar mandir dalam kontrakan, serta terkadang korban menggenggam kepala, seperti tengah sakit kepala, di tanya oleh temannya ‘kamu kenapa’ korban menjawab saya sakit kepala. Pada waktu 22. 10 WIB korban izin pengin mandi, ” kata Sarwono.

Lanjut Sarwono, lantaran sangsi lama gak kunjung usai, temannya itu melihat dengan menggempur pintu kamar mandi. Nahasnya, korban diketemukan udah dalam situasi gak bernyawa lantaran bunuh diri.

” Lantaran terasa sangsi pada korban yg tengah mandi tetapi gak kunjung usai, serta Pada waktu 23. 00 WIB. Temannya itu melihat kamar mandi serta ditemui korban dalam situasi terkait dalam kamar mandi dengan memanfaatkan tali sepatu, ” katanya.

Kawan korban terus memberikan laporan peristiwa itu ke polisi. Sehabis dievakuasi korban terus dibawa ke RSCM buat mengerjakan visum. Sesaat jelas Sarwono tak ada sisa isyarat kekerasan pada badan korban, kelihatan memang benar ada sisa jeratan pada bagian leher korban.

” Hasil pengecekan sesaat tak diketemukan sinyal tanda sisa penganiayaan pada badan korban, tetapi ada sisa jeratan pada leher korban ” paparnya.