Tanaman Seharga 50.000 Rupe DiHancurkan,8 Keledai Di Penjara

Tanaman Seharga 50.000 Rupe DiHancurkan,8 Keledai Di Penjara – Delapan ekor keledai di India dilaporkan dipenjara sepanjang empat hari oleh polisi menjadi hukuman lantaran hewan-hewan itu kunyah tanaman mahal di luar kompleks penjara.

Media lokal mengutip otoritas penjara di Uttar Pradesh memberikan laporan bahwa hewan-hewan itu ditahan pada 24 November 2017. Delapan ekor keledai itu dibebaskan empat hari lantas pada hari Senin (27/11/2017) sehabis pemiliknya mendatangi penjara serta memohon pembebasannya.

Polisi negara area Uttar Pradesh dikira melewatkan delapan hewan itu sehabis jadi bahan percakapan di jejaring sosial.

Petinggi pengawas penjara Tulsi Ram Sharma menyampaikan terhadap Press Trust of India bahwa tanaman seharga 50. 000 rupee diposisikan di pot di luar kompleks penjara Orai di Distrik Jalaun. Akan tetapi hewan-hewan itu kunyah tanaman mahal itu.

”Kami udah membawa tanaman dari Delhi serta udah menanamnya di luar instansi pemasyarakatan. Dalam beberapa waktu paling akhir, hewan ternak menghancurkan tanaman seharga 50. 000 rupee ini. Kami menangkap hewan-hewan itu serta memberikan terhadap pemiliknya dengan instruksi biar binatang mereka tak berkeliaran disini, ” kata Sharma.

Otoritas penjara menyampaikan bahwa hewan-hewan itu juga melahap tanaman sejumlah nyaris 200. 000 rupee pada bln. waktu lalu. Tdk cuma itu, anak-anak di seputar area juga terluka lantaran di serang kawanan hewan itu.

“Hewan-hewan itu bukan hanya melahap tanaman, mereka menghancurkan semua kebun serta melukai anak-anak, ” kata kepala sipir penjara Sitaram Sharma menyampaikan terhadap surat berita Hindustan Times.

Hewan-hewan itu dirawat sehabis pemiliknya, Kamlesh, biarkan berkeliaran walaupun beberapa kali diperingatkan petugas. Laporan media India memberi tambahan bahwa Kamlesh dipenjara menjadi rubah pembebasan hewan-hewan itu. Akan tetapi, pihak berwenang mengyangkal laporan itu.

Otoritas penjara berasumsi bahwa penahanan itu dibenarkan lantaran hewan itu menjadi ancaman buat anak-anak serta tanaman. ”Kami bikin seluruh penataan utk mereka didalam. Mereka di beri makan 2 x satuhari, ” seseorang petinggi penjara, yg diberitakan semalam (28/11/2017) .

Kantor polisi distrik Jalaun menampik berkomentar atas laporan perihal pemenjaraan delapan ekor keledai itu.

Dan Kepolisi Negara Area Uttar Pradesh, India utara, menyangkal laporan media lokal. ”Polisi Uttar Pradesh tdk ada hubungan dengan penangkapan atau penahanan mereka (delapan keledai) , ”