Setya Novanto Kembali Memaparkan Aliran Dana E-KTP Ke Beberapa Anggota DPR

Setya Novanto Kembali Memaparkan Aliran Dana E-KTP Ke Beberapa Anggota DPR – Setya Novanto kembali memaparkan aliran uang dari project e-KTP ke beberapa anggota DPR. Menurut Novanto, hal tersebut di ketahuinya sesudah melakukan kontrol pertikaian dengan keponakannya, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo.

Menurut Novanto, Irvanto bertindak jadi kurir yang membagikan uang ke beberapa pihak. Novanto menyebutkan Irvanto bersedia lakukan itu karna dijanjikan memperoleh pekerjaan dalam project itu.

Dalam surat dakwaan, Irvanto dimaksud bertindak jadi kepanjangan tangan Novanto untuk terima uang e-KTP. Terkecuali Irvanto, peranan sama juga dimaksud jaksa pada sosok Made Oka Masagung. Keduanya telah diputuskan jadi tersangka.

” Yang terutama tak ada kenyataan atau info saksi atau barang butki yang tunjukkan kalau sayalah yang memerintahkan kirim uang ke Made Oka Masagung serta tak ada uang satu rupiah juga uang itu yang didapatkan ke saya, ” kata Novanto dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/4/2018).

Novanto mengatakan Irvanto mengakui kepadanya kalau pembagian uang ke anggota DPR atas perintah Andi Agustinus dengan kata lain Andi Narogong. Uang itu mengalir ke beberapa anggota DPR.

” Yang mana pada yang mulai yakni diperintah pada saudara Andi Agustinus menyerahkan uang pada anggota DPR RI yakni Olly Dondokambey USD 500 ribu, Tamzil Linrung USD 500 ribu, Mirwan Amir sebesar USD 500 ribu, Arief Wibowo USD 250 ribu, Melcias Marcus Mekeng USD 500 ribu, Ganjar Pranowo USD 500 ribu, serta Jafar Hafsah sebesar USD 250 ribu, ” kata Novanto.

Tetapi lalu, Novanto kembali dikonfrontasi dengan Irvanto. Lantas, Irvanto melakukan perbaikan info dan bercerita urutan pemberian uang itu.

” Diantaranya seingat saya di terima Andi Agustinus sebesar USD 1 juta lalu disuruh oleh Andi untuk mengantarkan pada saudara Melcias Markus Mekeng serta Markus Nari, lewat Irvanto uang itu semua diserahkan pada Melcias Marcus Mekeng di ruangan fraksi Golkar lantai 12 Gedung DPR RI, ” tutur Novanto.

” Di terima dari saudara Agustinus SGD 100 ribu lalu pada saudara Jafar Hafsah ketika juga akan menyerahkan uang itu saudara Irvanto memberitahukan pada saya di terima saudaara Andi Agustinus sebesar USD 500 ribu, lalu disuruh Andi diantar ke Chairuman Harahap menyerahkan sendiri dirumah yang berkaitan, ” tambah Novanto.

” Temani saudara Made Oka Masagung ketika menyerahkan uang SGD 1 juta yang diserahkan oleh saudara Chairuman Harahap di Hotel Mulia Jakarta. Di terima Andi Agustinus USD 1 juta untuk anggota Komisi II DPR, yang menurut saudara Irvanto diserahkan lewat Pak Gunanjar. Irvanto menyerahkan sendiri ada dimaksud sekian dirumah yang berkaitan. Temani Made Oka Masagung SGD 400 yang untuk Komisi II DPR RI lewat saudara Gunanjar di Senayan City, di terima dari Andi Agustinus USD 700 lalu saudara Irvanto menyerahkan segera, ” lanjut Novanto.