Satu Orang Tewas Dan 2 Terluka Akibat Rubuhnya Girder

Satu Orang Tewas Dan 2 Terluka Akibat Rubuhnya Girder – Pembangunan jalan tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) menelan korban. Satu orang pekerja tewas serta dua yang lain alami luka serius karena konstruksi jembatan di Stasiun 4 Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, rubuh pada Minggu (29/10/2017) jam 09. 45 WIB.

Korban wafat dunia di ketahui bernama Heri Sunandar (27) , warga Kalimantan Timur. Dia adalah pekerja mekanik PT Waskita Karya. Sesaat, korban luka di ketahui bernama Sugiyono (47) , warga Probolinggo yang disebut pengemudi PT Waskita Karya. Dia alami patah kaki. Satu korban sekali lagi di ketahui bernama Nurdin (35) , warga Sumatera Selatan, karyawan PT Pancang Sakti, alami luka di punggung.

Rubuhnya girder ini menghantam dua unit sepeda motor punya pekerja, dengan nomor polisi N 5861 TJ serta S 4691 TA. Diluar itu, reruntuhan konstruksi juga menghancurkan satu unit mobil pikap serta satu unit truk tronton punya perusahaan konstruksi itu.

Kepala Polres Pasuruan Kota AKBP Rizal Martomo mengatakan, ke-3 korban segera dievakuasi ke RSUD Dr. Soedarsono Kota Pasuruan. Sesaat, tempat project telah ditutup untuk kepentingan penyelidikan. ” Kami telah turunkan tim ke tempat peristiwa perkara (TKP) untuk lakukan penyelidikan, ” tegasnya.

Polisi juga segera menempatkan garis polisi untuk kebutuhan pengamanan TKP. Rizal mengakui sudah memohon info sejumlah 14 saksi dalam peristiwa ini, yang semua adalah pekerja project. Pihaknya juga masih tetap menanti kehadiran tim Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Surabaya yang diprediksikan tiba pada Senin (30/10/2017) .

Berdasar pada info sesaat, kecelakaan kerja yang menyebabkan korban jiwa ini berlangsung waktu sistem pemasangan girder di samping timur. ” Telah ada tiga girder yang terpasang. Waktu sistem pemasangan girder paling akhir, mendadak girder itu goyang serta menyenggol tiga girder yang telah terpasang, hingga semua girder jatuh, ” tutur Rizal.

Sesudah petugas kepolisian dari Polres Pasuruan Kota usai lakukan penyelidikan sesaat serta menempatkan garis polisi, beberapa pekerja segera lakukan penutupan reruntuhan bangunan desangan terpal, dan tutup tempat dengan papan.

Jalan Tol Paspro adalah project strategis nasional (PSN) yang ditangani oleh PT Waskita Karya mulai sejak th. 2016. Nilai project pembangunan jalan tol selama menjangkau 31, 3 km ini, menjangkau Rp2, 9 triliun.

Proses pembangunan jalan tol ini terdiri dari tiga seksi. Seksi satu selama 8 km melewati lokasi Grati-Nguling. Seksi dua selama 6 km melewati lokasi Nugling-Sumberasih. Seksi tiga selama 17, 3 km, melewati lokasi Sumberasih-Leces.