Satpam Ini Ngaku Marinir Serta Menipu Orang

Satpam Ini Ngaku Marinir Serta Menipu Orang – Eko Pekerjaan Saputro (33) sukses mengencani serta merampas harta belasan ibu rumah-tangga dengan menyatakan jadi anggota marinir. Satpam rusunawa di Gresik ini menipu beberapa korbannya dengan menempatkan poto profile anggota TNI AL pada account facebooknya.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery menuturkan, Eko cari mangsa dengan menempatkan poto profile anggota marinir pada account facebook milik dia. Photo itu yakni punya orang yg diambil terduga dari google.

Dengan menempatkan poto profile itu, Eko terus cari kenalan di social media. Terduga menyatakan jadi anggota marinir bernama Ilham yg berdinas di Surabaya. Meskipun sebenarnya terduga keseharian berubah menjadi satpam di satu diantaranya rusunawa di Gresik.

” Rata-rata korbannya wanita bersuami, ” kata Fery kala temu wartawan di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Mojosari, Jumat (28/6/2019) .

Lewat komunikasi di social media, lanjut Fery, Eko ajak korban bersua. Terduga menjemput korbannya memanfaatkan mobil Avanza warna putih nopol W 1356 BL. Hingga korbannya kian sangat percaya dengan kedoknya jadi anggota marinir.

Kala bersua dengan korban, Eko gak sudah pernah menggunakan atribut TNI. Seringkali korbannya bertanya rupa terduga yg tidak serupa dengan poto profile di faceboook. Akan tetapi, pria asal Desa Sambiroto, Kecamatan Balongpanggang, Gresik itu tetap sangkal poto profile itu muka dirinya sendiri sewaktu muda.

” Korban lalu dibawa ke hotel untuk dibawa terkait tubuh. Supaya ingin, korban dibujuk dapat dinikahi, terduga menyatakan belum menikah, ” terangnya.

Kala di hotel, kata Fery, Eko menggoda korbannya supaya ingin melepas perhiasan emas yg dimanfaatkan. Terduga mengharap korban menaruh perhiasan itu di tas punya korban.

” Terduga sangkal perhiasan dapat menimbullan aura negatif, ” jelasnya.

Dari hotel, terduga terus ajak korbannya berjalan-jalan. Hingga di muka suatu minimarket, Eko mengharap korban turun dari mobil untuk beli minuman.

” Lalu aktor kabur bawa barang punya korban, ” jelas Fery.

Ia menjelaskan, Eko udah belasan kali jalankan laganya di banyak wilayah. Mencakup Kabupaten serta Kota Mojokerto, Jombang serta Lamongan.

” Pernyataan terduga korbannya lebih kurang 16 orang, ” tegasnya.

Eko ditangkap Unit Resmob Sat Reskrim Polres Mojokerto di Jalan Raya Pacet kala dapat kembali berlaga, Minggu (22/6) lebih kurang waktu 14. 00 WIB. Penangkapan terduga dilaksanakan seusai polisi terima laporan dari 2 wanita sebagai korbannya.

” Terduga kami jerat dengan Kasus 372 serta 378 KUHP mengenai Penipuan serta Pengelapan. Bahaya hukumannya 6 tahun penjara, ” tangkisnya.

Terhadap wartawan, Eko menyatakan udah memiliki istri, namun belum dikaruniai anak. Ia sangkal nekat menipu beberapa wanita berumur di atas 30 tahun cuman untuk berkencan serta merampas harta korban. Lantaran pendapatannya jadi satpam rusunawa gak cukup untuk penuhi kepentingan hidupnya

” Pemasukan saya kurang, cuma Rp 1, 5 juta satu bulan. Hasil penipuan terbesar Rp 2 juta, ” pungkasnya.