Sanksi Yang Di Berikan UEFA, Milan Jadi Mundur Di Liga Europa

Sanksi Yang Di Berikan UEFA, Milan Jadi Mundur Di Liga Europa – Club Liga Italia Serie A, AC Milan, memohon UEFA mundur dari Liga Europa musim depan sesudah konfederasi sepak bola Eropa itu menjatuhkan sangsi terhadap mereka.

Milan dijatuhi sangsi lantaran dipandang bisa di buktikan melanggar Financial Fair Play (FFP) . Hukuman itu berwujud larangan melaksanakan berbelanja pemain.

Ditulis dari Daily Mail, UEFA awal kalinya memutuskan ujung batas kerugian adalah maksimum £27 juta atau sama dengan Rp483 miliar dalam tiga musim untuk Milan. Tapi, I Rossoneri udah melalui batas kerugian cuma dalam tempo dua musim.

UEFA masih menunda aplikasi sangsi untuk Milan sambil menanti proses banding yang di ajukan ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) sampai ada ketetapan konsisten.

AC Milan cuma bisa finish di posisi enam classement Liga Italia Serie A 2018/2019. (AC Milan cuma bisa finish di posisi enam classement Liga Italia Serie A 2018/2019.
Walaupun masih jaman penundaan, terakhir Direktur Eksekutif AC Milan, Ivan Gazidis, memohon UEFA supaya club itu keluar dari laga Liga Europa. Dengan begitu, I Rossoneri mempunyai waktu tambah banyak untuk melaksanakan perbaikan neraca keuangan mereka.

Media-media di Italia menyampaikan penundaan hukuman bakal difungsikan Milan untuk melaksanakan investasi besar melaksanakan berbelanja pemain.
Corriere della Serra menyiarkan jika club itu memohon sangsi yang komplet sehubungan pelanggaran FFP pada periode dua-tiga tahun adalah 2014-2017 serta 2015-2018. Sangsi itu satu diantaranya diskualifikasi dari Liga Europa.

Kalau permohonan diterima UEFA, Torino yang finish di posisi ke-7 classement Liga Italia 2018/2019 bakal menukar Milan di Liga Europa. Milan sendiri tidak ada dari Liga Champions semenjak musim 2013/2014.

AC Milan Mohon Mundur dari Liga Europa Selesai Disanksi UEFA
Milan sekarang udah diselesaikan pelatih baru bekas juru strategi Sampdoria, Marco Giampaolo, menukar Gennaro Gattuso.