Polisi Periksa Saksi Kasus Novel Baswedan

Papua Tingkatkan Daya Listrik Hingga 2019 – Polisi selalu menyelidiki masalah penyerangan pada penyidik senior KPK Novel Baswedan. Sekarang ini telah ada sejumlah 19 orang yang disuruhi info oleh polisi sebagai saksi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menyampaikan menambahkan saksi ini datang dari warga sekitaran tempat peristiwa perkara (TKP) yang peluang tahu momen itu.

” Telah ada 19 orang hingga saat ini (yang disuruhi info). (Mereka) dari lingkungan situ, jadi kan ada yang mengecek yang ada di sekitaran masjid, sekitaran tempat tinggal, di sekitaran masuk gang tempat tinggalnya korban, ” kata Argo waktu dihubungi detikcom, Minggu (16/4/2017) malam.

Terkecuali menambahkan saksi yang di check, Argo menyampaikan pihak kepolisian juga tengah mengkaji rekaman CCTV. Hal semacam ini bisa dikerjakan sesudah pihak KPK memberi rekaman CCTV itu pada Polres Jakarta Utara.

” CCTV kan tempo hari dibawa ke KPK. Dua hari setelah itu diserahkan ke Polres untuk dianalisa. Saat ini tengah dianalisa dari gambar CCTV itu, ” katanya.

Belum di ketahui berapakah banyak CCTV yang diamankan untuk jadikan tanda bukti. Sebab, terkecuali dirumah Novel, ketika identifikasi lagi, ada pula satu CCTV dirumah warga yang berada di Jalan Bellyra Raya yang letaknya sekitaran 400 mtr. dari TKP.

Tetapi, Argo menyampaikan analisis bakal dikerjakan dengan mencocokkan info saksi dengan gambar yang ada di rekaman CCTV itu.

” Semoga di CCTV ada rekamannya. Kelak kita saksikan dahulu bagaimana bakal dianalisa, lantas disinkronkan gambar CCTV itu dengan info dari saksi, ” ucap dia.

Dikabarkan terlebih dulu, Novel terserang oleh orang tidak di kenal memakai cairan yang di ketahui adalah asam sulfat. Akibat gambaran cairan itu, Novel mesti memperoleh perawatan intensif di Singapura.

Terlebih dulu, Novel pernah dirawat di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakut serta di RS Jakarta Eye Center, Menteng, Jakpus. Dia dirawat di Singapura supaya memperoleh perawatan yang lebih maksimal.