KPK Menggeledah 8 Tempat Terkait Kasus Korupsi Eks Bupati Tulungagung

KPK Menggeledah 8 Tempat Terkait Kasus Korupsi Eks Bupati Tulungagung – KPK lakukan penggeledahan di 8 tempat berkaitan masalah korupsi bekas Bupati Tulungagung Syahri Mulyo serta Wali Kota Blitar M Samanhudi Anwar. Dari tempat itu, diambil alih tanda bukti elektronik sampai dokumen kontrak.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menyebutkan ada lima tempat di Tulungagung yang digeledah, satu diantaranya rumah tim sukses Syahri Mulyo. Penggeledahan ini dikerjakan pada Selasa (3/7/2018).

” Dari lima tempat itu, KPK mengambil alih piranti elektronik, dokumen kontrak, serta dokumen catatan keuangan, ” kata Febri pada wartawan, Kamis (5/7).

Sesaat di Blitar, Febri menyebutkan ada tiga tempat yang digeledah pada Rabu (4/7) tempo hari. ” Dari tiga tempat itu, KPK mengambil alih dokumen keuangan perusahaan juga dokumen catatan kerja perusahaan, ” papar Febri.

Syahri Mulyo sebagai Bupati Tulungagung disangka terima suap sejumlah 3 kali jadi fee proyek-proyek pembangunan infrastruktur penambahan jalan di Dinas PUPR Pemkab Tulungagung. Keseluruhan penerimaan Syahri sebesar Rp 2, 5 miliar.

Sedang M Samanhudi Anwar sebagai Wali Kota Blitar disangka terima Rp 1, 5 miliar berkaitan ijon project pembangunan sekolah kelanjutan pertama di Blitar dengan nilai kontrak Rp 23 miliar. Saut menyebutkan fee ini disangka sisi dari 8 % sebagai sisi Samanhudi dari keseluruhan fee 10 % yang disetujui.