Komentar Jonan Usai Pemerintah Putuskan Akan Membeli Saham Freeport

Komentar Jonan Usai Pemerintah Putuskan Akan Membeli Saham Freeport – Menko Bagian Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan pembelian saham PT Freeport Indonesia bisa dikerjakan darimana saja. Cuma saja, Luhut malas menerangkan dengan detil tentang gagasan pembelian saham sebagian besar Freeport itu.

” Banyak bila sumber pendanaan. Namun belum juga tahu dari tempat mana saja, ” kata Luhut, pada wartawan, di Kemenko Kemaritiman, Jakarta Pusat, Senin (11/9/2017) malam.

Hal tersebut sekalian menyikapi kesediaan PT Freeport Indonesia mendivestasikan atau jual 51 % sahamnya dengan bertahap ke Indonesia.

Luhut menyebutkan, pendanaan pembelian saham Freeport dapat saja dianggarkan dalam RAPBN 2018. Tetapi, hal tersebut butuh kajian mendalam dan perjanjian pada eksekutif serta legislatif.

Menteri ESDM Ignasius Jonan terlebih dulu menyebutkan langkah pembelian saham Freeport bisa dikerjakan lewat konsorsium BUMN. Kementerian BUMN nanti juga akan membuat holding BUMN bidang tambang untuk beli saham PT Freeport Indonesia.

” Saat ini holdingnya sekali lagi di buat, sekali lagi dikerjain. Tidak dapat sehari jadi, ” kata Luhut.

PT Freeport Indonesia memperoleh perpanjangan usaha sampai 2041. Perpanjangan usaha ini dapat didapat sesudah raksasa tambang itu menyetujui empat point perundingan dengan pemerintah Indonesia.

Ke-4 point yang disebut yaitu pertama, landasan hukum yang mengatur hubungan pemerintah dengan Freeport Indonesia yaitu IUPK, bukanlah kontrak karya (KK).

Ke-2, pelepasan atau pelepasan saham Freeport Indonesia sebesar 51 % untuk kepemilikan nasional.

Ke-3, Freeport Indonesia membuat sarana pemrosesan serta pemurnian (smelter) sepanjang lima th. atau maksimum pada Oktober 2022.

Ke-4, kestabilan penerimaan negara, yaitu penerimaan negara dengan agregat semakin besar di banding penerimaan lewat KK sampai kini.