Kasihan! Pembusukan di Kaki Kiri Bocah Asal Sindangkerta Terus Menggerogoti

Kasihan! Pembusukan di Kaki Kiri Bocah Asal Sindangkerta Terus Menggerogoti – Dicky Irfansyah, perlahan-lahan mulai kehilangan kaki kirinya semenjak terjatuh pada enam bulan yang lampau. Kondisinya senantiasa alami penurunan, sesaat pembusukan di kaki kirinya senantiasa menggerogoti.

Bocah berumur sembilan tahun masyarakat Kampung Leweung Datar, Desa Cicangkang Girang, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat itu saat ini cuma dapat terbaring diatas kasur. Kaki kirinya cuma tersisa hingga sampai ke betis, sesaat tampak tulang menyembul dari dalamnya.

Nuryaman (35), bapak Dicky, menuturkan kaki kiri anaknya terjerembab ke lubang waktu ada di sawah. Lima hari semenjak insiden itu, kaki Dicky mulai melepuh serta keluar nanah.

“Kaki kirinya juga gak dapat berjalan,” kata Nuryaman waktu dihubungi lewat telpon, Selasa (16/4/2019).

Alih-alih dibawa ke rumah sakit, Dicky dibawa ke rumah neneknya di Tangerang buat diobati lewat cara pilihan dengan memanfaatkan dedaunan. Tetapi situasi anaknya makin tambah buruk. Perlahan-lahan Dicky kehilangan telapak kakinya sampai merembet ke betis.

“Sebab saya tidak punyai cost ke rumah sakit. Saya sesehari berjualan sandal di Tangerang, namun penghasilan saya cuma kira-kira Rp 200 ribu per minggu,” kata bapak beranak dua itu.

Dia juga belum ikuti program Kartu Indonesia Sehat (KIS) yg direncanakan oleh pemerintah. “Saya coba ajukan (KIS) namun belum diketahui juga. Jika sampai kini belumlah ada pertolongan dari pemerintah,” tuturnya.

Beberapa relawan ada ke tempat tinggalnya serta membawa Dicky ke Rs Muhammadiyah Kota Bandung buat dirawat. “Seusai 1 minggu pulang ke kampung, ada relawan ada ke rumah. Ini baru sekali-kalinya Dicky ke rumah sakit,” ujarnya.

Dia mengharap anaknya dapat kembali sembuh serta kembali bersekolah. Karena semenjak terjatuh serta alami luka, Dicky yg saat ini duduk di kelas 3 SD itu sesaat tidak sekolah.

“Jika saat ini sudahlah tidak sangat sakit kakinya, sangat jika turun-naik mobil senang berasa sakit. Alhamdulillah anaknya baik serta soleh,” katanya.