Dibayangi Hasil Imbang, Arsenal Punya Misi Bangkit di Kandang Bournemouth

Dibayangi Hasil Imbang, Arsenal Punya Misi Bangkit di Kandang Bournemouth – Arsenal akan melawat ke markas Bournemouth di kelanjutan Liga Inggris. Misi The Gunners untuk kembali lagi jalan kemenangan di dukung catatan bagus.

Vitality Fase yang akan jadi venue laga Bournemouth dengan Arsenal. Duel itu akan berjalan, Minggu (25/11/2018) malam WIB.

Arsenal dibayang-banyangi rangkaian hasil imbang 3 kali berturut-turut. Oleh karenanya, mereka jelas akan mengangkut misi kembangkitan di kandang Bournemouth.

Statistik beri dukungan Arsenal untuk menuai kemenangan atas Bournemouth. Dalam enam laga di Premier League, Gudang Peluru menuai empat kemenangan atas Bournemouth, satu pertandingan tuntas imbang, serta satu tuntas dengan kekalahan.

Arsenal gak sempat tidak sukses cetak gol dalam tujuh laga awal mulanya waktu dengan Bournemouth di semua laga. Team London utara itu membukukan 17 gol.

Tidak cuman dua data diatas, Opta ikut merilis sejumlah data-fakta yang lain. Dibawah ini adalah deretannya.

– Bournemouth kalah dalam dua laga Premier League, sama jumlah dengan 12 pertandingan awal mulanya di semua laga.

– Sehabis melesat 25 pertandingan premier league tiada hasil imbang, Arsenal menyudahi tiga pertandingan paling akhir dengan hasil seri. Mereka ikut tetap kebobolan lebih di tiga pertandingan itu.

– Arsenal cetak gol sedikitnya dua gol dalam lima pertandingan tandang paling akhir di Liga Inggris. Sekedar sekali mereka membukukan catatan lebih panjang (tujuh kali) pada Desember 2010-April 2011.

– Bournemouth kalah dalam pertandingan kandang paling akhir waktu melayani Manchester United. Mereka gak sempat kalah berturut-turut di Vitality Fase mulai sejak Agustis 2017.

– Perubahan Unai Emery kerap tepat. Ada tujuh gol yang dibukukan oleh pemain simpanan Arsenal. Sejumlah enam dari 10 gol paling akhir di Liga Inggris dibukukan pemain simpanan.

– Callum Wilson adalah pemain Bournemouth yang tetap membobol gawang Arsenal dalam tiga pertemuan paling akhir. Ia sekedar kalah dari Charlie Austin yang sanggup memncatatkan 4 gol dalam empat laga.