Curi 53 Unit Mobil, Tujuh Tersangka Curanmor Ditangkap Polisi

Curi 53 Unit Mobil, Tujuh Tersangka Curanmor Ditangkap Polisi – Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya tangkap sindikat pencurian kendaraan bermotor. Keseluruhan ada 53 unit mobil yang diambil polisi dari banyak terduga.

” Penyidik dapat kumpulkan 53 mobil ini bermacam brand, sebagian besar mobil ini masih juga dalam credit, ” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono terhadap wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (14/3/2019) .

Dalam masalah ini polisi tangkap 7 orang terduga ialah AH alias A (39) , AB alias B (45) , ES alias S (39) , RH alias R (39) , AY alias A (43) , EL alias E (43) serta HJ alias A (44) . AH bertindak menjadi pelaksana eksekusi serta 6 terduga yang lain adalah penadah.

” Sesudah kita gerak nyatanya ada mobil di jual ke Surabaya. Jadi mobil ini (dari) Jakarta (di jual) ke Jateng serta Jawa timur, ” katanya.

Masalah ini tersingkap sesudah polisi tangkap AH. AH awalannya diadukan atas penggelapan mobil pribadi punya majikannya, seseorang WN Korea yang kerja di Menara Jamsostek, Kuningan, Jaksel, pada Desember 2018.

” Selang dua hari sesudah kerja jadi driver terduga AH melarikan mobil keluar Jakarta, kendaraan itu punya orang Korea itu. Automatis setlah dinanti-nantikan tidak kembali mobil itu, pada akhirnya diadukan ke Polsek Mampang, ” tuturnya.

Polisi lalu mengerjakan penyidikan serta tangkap AH di Tegal, Jawa Tengah. Dari keterangannya, mobil punya WN Korea itu udah di jual ke orang-orang, sampai pada akhirnya polisi tangkap penadah berinisial AB.

” Nyatanya penadah ini udah mengerjakan pembelian barang tidak pas di harga normal serta tidak ada surat resmi itu udah beberapa kali. Dari penadah ini ada pula temen-temenya. Dari penadah AB ada 53 unit (mobil) , ” tuturnya.

Dari sitaan tanda untuk bukti, sejumlah salah satunya rupanya ialah mobil yang masihlah berstatus credit. Sehubungan soal ini, perwakilan dari Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) , Suwandi menghimbau penduduk buat tahu ada UU Fidusia.

” Bila kita bicara kerjasamanya di awali awal 2018 kami dari asosiasi mengerjakan kerja sama-sama publikasi UU Fidusia, itu buat memproteksi kreditur. Dengan keringanan mendapat kendaraan yang ada dikehendaki orang patuh membayar credit serta tidak bisa dipindahtangankan, digadai, ” kata Suwardi.

Dalam peluang yang sama, Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana menyerahkan 2 unit mobil pada pihak leasing.