Buruh Harian Nekat Cabuli Pelajar 10 Tahun di Masjid Makassar

Buruh Harian Nekat Cabuli Pelajar 10 Tahun di Masjid Makassar – Aswan Alias Cui (21) buruh harian, penduduk Jalan Sunu, Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo Makassar ditangkap polisi selesai mencabuli seseorang anak berumur 10 tahun. Parahnya tindakan pencabulan aktor ini dijalankan di Masjid Syura Jalan Arief Rahman Hakim, Makassar.

” Berlangsung tindak pidana persetubuhan atau perbuatan cabul pada anak yg dijalankan oleh Aswan Alias Cui adalah buruh harian pada (menyebutkan nama korban) adalah pelajar, ” kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika, Sabtu (25/8/2018).

Tindakan yg dijalankan aktor termasuk nekat, dikarenakan mencabuli korbanya yg tidak lainnya sepupunya itu dalam suatu kamar mandi Masjid dengan iming-iming uang Rp 5. 000.

” Aktor yang disebut sepupu korban membawa korban menuju ke Masjid Syura di Jalan Arief Rahman Hakim, sesampainya disana aktor membawa korban masuk ke WC lelaki serta memohon korban buat menemaninya mandi dengan iming-iming uang sejumlah Rp 5. 000, ” katanya.

Tindakan pencabulan itu selekasnya dipergoki beberapa jemaah serta penduduk ditempat yg sangsi dengan nada yg muncul dari dalam kamar mandi itu.

Rupanya aktor juga sempat berlaga ditempat yg sama. Tindakan itu dijalankan sebelum salat Jumat.

” Perbuatan yg sama juga dengan korban, didalam WC Masjid itu di hari Jumat sebelum salat Jumat, ” terangnya.

Sekarang aktor ditangkap di Polrestabes Makassar buat pengecekan serta penyelidikan selanjutnya. Aktor dijaring dengan kasus 81 ayat 2 atau Kasus 82 Ayat 1 UU RI No. 17 tahun 2016 terkait Tap Perpu No 1 tahun 2016 terkait pergantian ke dua atas UU RI No 23 tahun 2002 terkait perlindungan anak dengan ancaman hukuman sekurang-kurangnya 5 tahun penjara serta maksimum 15 tahun penjara serta denda sangat banyak 5 milyar.