Ayah Angkat di Pontianak Tega Siksa Balita Hingga Tewas

Ayah Angkat di Pontianak Tega Siksa Balita Hingga Tewas – Seseorang bapak angkat di Pontianak, Kalimantan Barat, tega menyiksa balitanya sampai meninggal. Penyiksaan itu dikerjakan cuma karena anaknya itu pura-pura tidur.

Momen itu berlangsung di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Tim Raya, pada Kamis (2/8) jam 10. 10 WIB. Aktor bernama Ibrahim Taufik alias Taufik Abdul Jaul itu geram waktu lihat anaknya, AM (4), pura-pura tidur.

” Ketika itu, aktor bangun dari tidur. Selanjutnya secara langsung keluar rumah masukkan burung peliharaan. Aktor lihat anak angkatnya itu matanya kelap-kelip, dan memerintah anak angkatnya bangun. Lalu aktor menanyakan pada korban, ‘Lenapa membohongi bapak? ‘. Korban cuma diam. Hal itu yang membuat bapak angkatnya kalap mata alias emosional. Aktor spontan geram, secara langsung ambil bantal-guling yang berada di dekat korban serta memukulkannya mengarah muka samping kanan, ” tutur Kasubag Humas Polda Kalimantan barat AKP Cucu Safiyudin dalam keterangannya, Senin (6/8/2018).

Cucu menyampaikan Taufik seringkali memukulkan bantal serta guling itu sampai kepala AM terbentur ke lantai. Sampai pada akhirnya kepala sisi belakang Ainun terbentur lantai.

Tidak berhenti disana, lagi-lagi Taufik tega menyiksa AM. AM berulang-kali disiksa, mulai dibanting sampai dicekik.

” Aktor mendekati Ainun serta mengangkatnya lalu membantingnya ke lantai dan Ainun diinjak sisi perut, dada, dan mencekik lehernya sambil mengusung ke atas serta kembali dibanting ke lantai. Kembali aktor membanting korban ke lantai serta kepala mengenai kayu, ” tuturnya.

” Istri aktor bernama Agus Kartina hadir, secara langsung membawa korban yang kelenger RS AURI. Dari RS AURI, korban dirujuk ke RSU St Antonius serta dirawat di kamar ICU untuk memperoleh perawatan intens. Pada akhirnya korban mengembuskan napas paling akhir pada Minggu (5/8) jam 10. 00 WIB, ” tutur Cucu.

Tidak terima anaknya disiksa, bapak kandung AM lalu memberikan laporan Taufik ke Polresta Pontianak. Taufik dijaring hukuman Masalah 80 ayat 3 UU RI No 35 Tahun 2014 mengenai Pergantian atas UU RI No 23 Tahun 2002 mengenai Perlindungan Anak.