6 Kabupaten Di Aceh Terkena Bencana Angin Puting Beliung

6 Kabupaten Di Aceh Terkena Bencana Angin Puting Beliung – Tubuh Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebutkan, hujan lebat dibarengi angin kencang serta puting beliung menempa enam daerah. Angin itu menyebabkan orang-orang setempat alami kerugian materil lantaran tempat tinggal mereka tertimpa pohon rubuh.

” Ada enam kabupaten/kota di Aceh terserang efek disebabkan cuaca ekstrem tempo hari, yaitu Sabang, Aceh Besar, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tengah, serta Aceh Selatan, ” kata Kepala Pelaksana BPBA Teuku Ahmad Dadek seperti ditulis dari Pada.

Dia meneruskan, puting beliung yang berlangsung di daerah destinasi wisata bahari Sabang, sudah mengakibatkan delapan tempat tinggal warga setempat alami rusak enteng, serta salah satunya tempat tinggal dinas punya TNI AL di lokasi Cot Ba’U.

Diluar itu, ada juga korban terdampak, hingga membutuhkan perlakuan evakuasi sesegera mungkin saja disebabkan pohon rubuh menutupi tubuh jalan menuju ke tiga tempat tempat wisata, seperti Pantai Iboih dua titik, Balik Gunong Dua Sarang delapan titik, serta Taman Kebun Wisata Merica satu titik.

Lantas puting beliung di Aceh Besar dengan keadaan atap tempat tinggal di terpa angin punya warga atas nama Muslem (45) alami rusak enteng. Serta satu unit tempat tinggal di Pidie Jaya yang tengah di bangun alami rubuh disebabkan angin puting beliung.

Di Aceh Tengah ada satu unit tempat tinggal rubuh didera angin puting beliung punya Mahmuddin (45), dihuni seseorang isteri serta ketiga orang anaknya. Sedang di Bireuen, satu batang pohon kelapa rubuh ke tubuh jalan di Desa Batee Timoh, Jeumpa, serta satu unit tempat tinggal di Desa Alua Buya Pasie, Periode, beberapa atap tempat tinggal di terpa angin kencang atau puting beliung.

Paling akhir enam unit tempat tinggal di empat desa serta empat kecamatan di Aceh Selatan, satu desa salah satunya ada tiga unit tempat tinggal alami rusak berat disebabkan tertimpa batang pohon, serta ada dua batang pohon rubuh menutupi tubuh jalan.

” Alhamdulillah, tempo hari juga kita berbarengan lembaga berkenaan yang di bantu warga setempat sudah usai dibikin bersih. Jalan yang pernah tertutup, telah dapat dilewati, ” tutur Dadek.

” Memanglah ada banyak tempat tinggal warga yang terserang angin kencang, serta pohon rubuh, masih tetap butuh perbaikan sampai hari itu, ” tegasnya.

Tubuh Meteorologi, Klimatologi serta Geofisika (BMKG) Sabang, Aceh, tempo hari, sudah keluarkan peringatan awal bakal cuaca jelek menempa Sabang, lokasi kepulauan paling ujung barat Indonesia mulai 18 sampai 19 Juni 2018.

” Pagi yang tadi beberapa pohon rubuh di tempat tidak sama, bahkan juga ada tempat tinggal warga tertimpa pohon lantaran angin kencang dan hujan enteng sampai lebat di lokasi Kota Sabang, ” ucap Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Cot Ba’U Maimun Saleh, Sabang, Siswanto.

” Hari itu peta prakiraan pola gerakan angin lokasi Kota Sabang serta sekitarnya tampak kecepatan angin meraih 40 knot atau setara 80 km/jam, ” tutupnya.